Parfi Awards 2020 Memasuki Tahap Penjurian

Ajang apresiasi film dan budaya Parfi Awards 2020, kini memasuki tahapan penjurian untuk 25 judul film yang lolos tahap verifikasi. Rapat perdana, sekaligus pemilihan Ketua Dewan Juri berlangsung di Sekretariat Lembaga Sensor Film, Gedung Film Lt. 7 Jl. MT Haryono Kav. 47-48 Jakarta Selatan, Senin (17/01/2020).

Selain para Anggota Dewan Juri, rapat perdana Dewan Juri juga dihadiri Ketua Penyelenggara dan Pelaksana, Firman Nurjaya, Sekretaris Pelaksana, Hardo Sukoyo, Ketua Bidang Acara, Eddie Karsito, Ketua Bidang Kesekretariatan, Toto Soegriwo, Ketua Bidang Publikasi dan Dokumentasi, Muller Mulyadi dan unsur kepanitiaan lainnya.

“Apresiasi film menjadi acara utama Parfi Awards 2020, selain banyak acara lain bertema kultural yang menjadi concern panitia. Alhamdulillah, hari ini para juri sudah mulai melaksanakan tugasnya. Sebelumnya juri verifikasi telah menetapkan sejumlah film yang akan dinominasikan di ajang yang baru pertama kali kami selenggarakan ini,” ujar Ketua Penyelenggara dan Pelaksana, Firman Nurjaya.

Dewan Juri Parfi Awards 2020, terdiri dari; Wina Armada Sukardi (Ketua merangkap Anggota), Yatti Surachman (Sekretaris merangkap Anggota), Arturo Gunapriatna P (Anggota), Suryandoro (Anggota), Afrizal Anoda (Anggota), Ray Sahetapy (Anggota), dan Rudi Roedjarwo (Anggota).

Juri Verifikasi Parfi Awards 2020 terdiri dari; Yatti Surachman (Ketua merangkap Anggota), Hardo Sukoyo (Sekretaris merangkap Anggota), Arturo Gunapriatna P, Rommy Fibri Hardiyanto, MIKOM, dan Bens Leo (Anggota).

Juri Verifikasi telah menyeleksi; memvalidasi 25 judul film, meliputi genre drama, horor, komedi, dan laga. Film-film tersebut merupakan film produksi sepanjang tahun 2019. Film-film tersebut diantaranya; 6,9 Detik, Analogi Rasa, Bumi Manusia, Dilan 1991, Dua Garis Biru, Keluarga Cemara dan Si Doel The Movie 2 (genre Drama).

Selanjutnya film, Calon Bini, Ghost Writer, Imperfect, Laundry Show, My Stupid Boss 2, Orang Kaya Baru dan Yo Wis Ben 2 (genre Komedi).

Kemudian film, Danur 3, Dread Out, Kuntil Anak 2, Lampor, Makmum, Perempuan Tanah Jahanam dan Sekte (genre Horor). Lalu dibarisan genre Laga/Aksi, terpilih film, Hit & Run Foxtrot Six, Gundala dan Hanya Manusia.

Diluar ketentuan penilaian yang telah ditetapkan Panitia Penyelenggara Parfi Awards 2020, Juri Verifikasi mengambil inisiatif untuk memberikan penghargaan khusus, bagi para aktor dan aktris Indonesia, yang telah ikut mengharumkan nama baik industri perfilman Indonesia di kancah internasional. Untuk itu Juri Verifikasi telah menetapkan/menominasikan tiga aktor Indonesia, yang salah satunya nanti akan dipilih dan diberi penghargaan khusus.

Firman Nurjaya kembali menjelaskan, akan banyak perbedaan dan keistimewaan Parfi Awards, dibanding festival film lainnya. Salah satunya memilah jenis penghargaan yang sama untuk empat genre film yang berbeda. “Jadi masing-masing genre diberi penghargaan yang sama, film terbaik, sutradara terbaik, dan aktor aktris terbaik,” ujarnya.

Lahirnya ide Parfi Awards, kata Firman, tidak lepas dari berbagai ajang penghargaan insan perfilman lainnya, yang pernah digelar. “Dari sanalah muncul gagasan. Kemudian kita kumpul bersama teman-teman sehingga lahirnya ide ini dengan kemasan yang berbeda,” ungkapnya. Contoh Independensi Insan Perfilman Ketua Dewan Juri, Wina Armada Sukardi menyambut baik gagasan Parfi Awards 2020. Menurutnya, Parfi Awards 2020 sesuatu yang luar biasa.

Contoh independensi insan perfilman.

“Dari aspek pembiayaan tidak membebani Pemerintah atau Negara. Jadi ini bukan duit dari APBN. Karena uangnya independen, maka sifat festivalnya juga independen. Sehingga tidak bisa dipengaruhi siapapun,” tegasnya.

Wina mengajak semua pihak dan stake holder perfilman Nasional untuk sama-sama mendukung penyelenggaraan Parfi Awards 2020. Parfi Awards 2020, kata Wina, bisa menjadi catatan sejarah perfilman Indonesia, untuk yang pertama memberikan 36 penghargaan dalam sebuah festival.

“Mari kita dukung ajang ini. Parfi Awards 2020 melebihi standar pemberian penghargaan festival lain yang biasanya berjumlahnya 13 belas atau 14 belas. Belum lagi penghargaan-penghargaan spesial yang akan ditentukan oleh dewan juri,” ujarnya.

Parfi Awards 2020 dengan tema “Film Indonesia Karya Budaya Inspirasi Bangsa” ini diawali dengan kegiatan Roadshow di 10 Kota. Kota-kota tersebut antara lain; Bali, Banyuwangi, Bandung, Pekalongan, Lampung, Bengkulu, Palembang, Jambi, Kalimantan, Palu Sulawesi, dan kota-kota lainnya.

Berbagai atraksi seni budaya, dialog interaktif, workshop film, lomba, dan hiburan bertema ’Ghost Mania Festival’ akan ditampilkan di acara ini.

Malam puncak Penganugerahan Parfi Awards 2020, dengan tema, “Etnik, Unik dan Matafisik” ini akan digelar di Prime Plaza Hotel, Sanur, Bali, 10 Maret 2020 mendatang.

Editor: boedi azwar

https://www.galamedianews.com/nasional/246164/parfi-awards-2020-memasuki-tahap-penjurian.html

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *